Menatap Televisi

Malam Selasa,

Menatap televisi sementara akal mengembara

Tadi pagi,

Mama, adik adikku, teman teman

Mengunjungi makam Cilin

Kemarin mereka mengajakku turut serta

Aku tersenyum menggeleng

Menatap televisi

Sementara rindu cilin mengelus hati

Gelembung gelembung bir dingin

Memikat dari dalam gelas,

Kutenggak, perlahan

Sbab tak ingin mabuk aku malam ini

Menatap televisi

Mata berkaca kaca, air mata tak mengalir

Kemarahan sudah berlalu

Duka sudah menguap

Tapi rindu, setia

Setiap kali rindu mengelus,

Aku tahu,

Langit biru pun tak sanggup

Memutus rasa sayangku padanya

Menatap televisi

Sementara mata batinku mengembara

Menembus langit biru

Disana kulihat cilin

Tersenyum geleng geleng kepala

Sebut nama kecilku menggoda

“Ayang …. Ayang,

Kirain lu batu karang ”

Menatap televisi

Sementara hand phone ku berdenyut dua kali

Kutunggu rindu menguap

Kutunggu rasa sayang menguncup

Kuraih hand phone-ku

Entah apa yang tertulis pasti,

Tapi ini yang aku mengerti,

“Ini forward dari Indra,

Ibuku meninggal jam 10.15,

C U Y = Si yU Ya”

Inalilahi

Wa Inalilahi Roji un

Semoga Sang Agung

Menyambutnya di Sebrang Langit Biru

Aku mengucap,

Mata berkaca kaca,

Air mata enggan mengalir

Aku bersujud tiga kali

Menyembah Sang Agung

Yang sekali lagi

Menunjukan kedaulatanNya,

tak terbantah

Aku ketik apa yang aku ucapkan

Dan kukirim

Bersama dengan seluruh semangatku

Tuk seorang teman

Cerita selanjutnya kalian

Sudah dengar

Aku hanya bisa bergumam

“Maaf seribu maaf !

Maafkan aku !”

Selasa siang

Ditengah meeting Hpku berdenyut dua kali

Kubuka,

Business Card, Mace

Ku save

Sore, selesai meeting

Berjalan keluar dari ruang meeting,

Kucari tempat sepi,

“Hallo, suara di seberang

“Halloo, balasku ….dan aku sadar,

siapa yang harus kucari?

Dengan Enggan, ku berkata, sambil sedikit berdoa,

“Cari mace ada?”

“Mace?? ….

(Haruskah kukatakan aku mencari mace yang suka menggaruk aspal?

“Maaf, saya salah telepon, maaf

kumatikan Hpku

tak tau lagi harus apa??

Mace,

Aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan saat ini,

But sing Tabahnya !!

Jakarta 20 Agustus 2003

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: